Sabtu, April 25, 2026
UPT Jurnal
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Pengelola
  • Blog
  • Kontak
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Pengelola
  • Blog
  • Kontak
No Result
View All Result
UPT Jurnal
No Result
View All Result

Jurnal Penelitian Yang Terbit Tapi Tidak Terbaca: Fenomena Silent Publication

Wirda Hayani by Wirda Hayani
29 September 2025
in Artikel
0
Jurnal Penelitian Yang Terbit Tapi Tidak Terbaca: Fenomena Silent Publication
0
SHARES
68
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Publikasi ilmiah biasanya dianggap sebagai titik tertinggi dari penelitian. Peneliti biasanya merasa telah mencapai salah satu tujuan akademiknya ketika artikel mereka diterbitkan dalam jurnal. Namun, ada fenomena yang jarang dibicarakan: sejumlah besar karya ilmiah yang sukses dipublikasikan hampir tidak pernah dibaca, dikutip, atau dimanfaatkan. Fenomena ini disebut sebagai silent publication.

Publikasi Sebagai Prestasi, Bukan Komunikasi

Publikasi akademik sering dilihat sebagai pengukuran prestasi daripada cara untuk berbagi pengetahuan. Banyak peneliti lebih berkonsentrasi pada proses “diterbitkan” daripada memastikan bahwa karya mereka dapat diakses, dipahami, dan digunakan. Akibatnya, tidak semua artikel benar-benar memberi dampak, meskipun jumlah artikel yang terbit terus meningkat.

Sistem penilaian kinerja akademik yang berfokus pada jumlah publikasi daripada kualitas dan pengaruh semakin memperparah fenomena ini. Selama artikel muncul di jurnal terindeks, tugas dianggap selesai, meskipun pembaca hampir tidak pernah membacanya.

Penyebab Fenomena Silent Publication

Ada beberapa faktor yang membuat publikasi ilmiah terbit tapi tidak terbaca:

  • Aksesibilitas terbatas, banyak jurnal masih terkunci di balik paywall, jadi hanya beberapa institusi yang dapat mengaksesnya. Artikel akhirnya hanya dibaca oleh beberapa individu.
  • Topik yang sangat terbatas, penelitian yang terlalu spesifik atau teknis seringkali hanya relevan bagi sekelompok kecil peneliti, sehingga sangat sedikit peluang untuk dibaca oleh publik yang luas.
  • Bahasa yang kaku dan teknis, bahkan peneliti lintas bidang sering melihat artikel ilmiah ditulis dengan gaya yang sulit dipahami. Oleh karena itu, pesan penelitian tidak disampaikan dengan cukup.
  • Kurangnya insentif akademi, banyak peneliti hanya publikasikan karya mereka tanpa berusaha menyebarkan hasil penelitian mereka melalui konferensi, media sosial ilmiah, atau forum diskusi.
  • Jutaan artikel diterbitkan setiap tahun. Sebagian besar artikel hilang di tengah derasnya informasi ini.

Strategi Mengatasi Silent Publication

  • Meningkatkan akses terbuka (open access), kemungkinan bahwa artikel akan dibaca oleh lebih banyak orang akan meningkat dengan membuka akses.
  • Menulis dengan bahasa komunikatif, peneliti dapat menulis abstrak atau ringkasan dengan bahasa yang lebih sederhana agar dapat dipahami oleh orang-orang dari berbagai bidang sambil mempertahankan standar akademik.
  • Aktif menyebarkan publikasi, publikasi tidak hanya berada di jurnal. Peneliti dapat menggunakan jaringan akademik seperti ResearchGate, Google Scholar, atau bahkan media sosial umum.
  • Kolaborasi lintas disiplin, penelitian yang melibatkan berbagai bidang lebih mungkin dibaca karena relevansi mereka lebih luas.
  • Reformasi penilaian akademik, kualitas, sitasi, dan dampak sosial harus menjadi fokus sistem evaluasi, bukan jumlah artikel. WH.
Tags: jurnalpenelitianmediapublikasiPublikasiilmiahsilentpublication
Previous Post

Footnote Yang Terlupakan: Detail Kecil Dalam Jurnal Penelitian Yang Punya Dampak Besar

Next Post

Apakah Ukuran Tebal Tipisnya Jurnal Penelitian Berpengaruh Pada Prestise

Next Post
Apakah Ukuran Tebal Tipisnya Jurnal Penelitian Berpengaruh Pada Prestise

Apakah Ukuran Tebal Tipisnya Jurnal Penelitian Berpengaruh Pada Prestise

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Silent Rejection dan Silent Acceptance: Fenomena Etis dalam Sistem OJS
  • Pengaruh Penggunaan Domain Akademik (.ac.id, .edu) terhadap Kepercayaan Penulis
  • Kesalahan Penamaan File dan Dampaknya terhadap Keputusan Awal Editor
  • Panduan Mendapatkan Referensi Jurnal Ilmiah Gratis dan Legal
  • Perbedaan Fungsi dan Peran e-ISSN dan p-ISSN dalam Identitas Jurnal Ilmiah

Komentar Terbaru

    LOGO-UMSU-2020 (2) Rev

    Kampus Utama

    Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238
    Sumatera Utara, Indonesia
    Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
    Fax : 061- 6625474

    Kampus Kedokteran

    Jl. Gedung Arca No. 53 Medan 20217
    Sumatera Utara, Indonesia
    Telp. 061-7350163, 7333162
    Fax.061-7363488

    Kampus Pascasarjana

    Jl. Denai No. 217, Medan, Sumatera Utara
    Telp : 061-88811104

    © 2020 UMSU - Unggul Cerdas Terpercaya

    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Blog
    • Contact
    • Profil
    • Struktur Pengelola
    • Visi dan Misi

    © 2024 UPT Jurnal - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara UMSU.