Bagi penulis jurnal pemula, memahami istilah dasar dalam publikasi ilmiah sangat penting, terutama istilah volume dan issue. Meskipun terlihat sederhana, banyak penulis yang masih keliru membedakan keduanya. Padahal, pemahaman yang tepat berdampak pada cara mengutip artikel, mencari referensi, hingga memahami struktur terbitan sebuah jurnal.
Apa Itu Volume?
Volume adalah penanda tahun terbit sebuah jurnal. Setiap jurnal biasanya menerbitkan satu volume per tahun, terlepas dari berapa kali jurnal itu terbit dalam satu tahun.
Contoh: Jika sebuah jurnal mulai terbit pada tahun 2015, maka;
Tahun 2015 → Volume 1
Tahun 2016 → Volume 2
Tahun 2017 → Volume 3
… dan seterusnya.
Fungsinya:
- Menandai usia jurnal
- Memudahkan pengelompokan publikasi berdasarkan tahun
- Digunakan sebagai bagian penting dalam sitasi artikel
Apa Itu Issue?
Issue adalah edisi terbit dalam satu volume, jika volume adalah “tahun”, maka issue adalah “nomor edisi” dalam tahun tersebut.
Contoh: Jika jurnal menerbitkan 4 kali setahun, maka;
- Volume 10, Issue 1 → Edisi Januari
- Volume 10, Issue 2 → Edisi April
- Volume 10, Issue 3 → Edisi Juli
- Volume 10, Issue 4 → Edisi Oktober
Jumlah issue tergantung frekuensi terbit:
- 12 kali setahun → 12 issue
- 4 kali setahun → 4 issue
- 2 kali setahun → 2 issue
- 1 kali setahun → 1 issue (umumnya disebut “annual issue”)
Fungsinya:
- Membantu peneliti mengetahui edisi spesifik tempat artikel diterbitkan
- Berperan dalam sistem indexing digital
- Menjadi acuan ketika mencari artikel secara manual di arsip jurnal
Mengapa Penulis Jurnal Harus Memahami Perbedaannya?
Kesalahan dalam memahami volume dan issue berdampak pada:
- Kesalahan sitasi, yang dapat mengurangi kredibilitas karya ilmiah
- Kesulitan menemukan artikel, karena pencarian digital membutuhkan informasi yang akurat
- Kesalahan administrasi, terutama saat mengunggah metadata artikel untuk keperluan indexing
Pemahaman yang tepat membantu penulis lebih profesional dalam menyiapkan manuskrip, mengisi metadata, dan membuat daftar pustaka.
Contoh Sitasi yang Benar
Format umum: Nama Penulis. (Tahun). Judul Artikel. Nama Jurnal, Volume(Issue), halaman.
Contoh:
Siregar, T. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran XYZ. Jurnal Pendidikan Nusantara, 8(2), 45–56.
Keterangan: Volume 8 → tahun ke-8 jurnal tersebut terbit.
Issue 2 → edisi kedua pada tahun itu.


