Kualitas pengumpulan data adalah salah satu hal utama yang mempengaruhi kualitas data hasil penelitian. Kualitas instrument penelitian berkenaan dengan validitas dan juga reliabilitas instrument dan kualitas pengumpulan data berkenaan ketepatan cara-cara yang digunakan untuk mengumpulkan data.
Pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai setting, berbagai sumber, dan juga berbagai cara. Bila dilihat sumber dari data, maka pengumpulan data dapat menggunakan sumber primer dan sumber sekunder.
Sumber Primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data atau pelaksana penelitian, sedangkan sumber sekunder merupakan sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya lewat orang lain atau lewat dokumen. Dan jika kalau dilihat dari cara,maka teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan wawancara (interview), angket(kuisioner), observasi ( pengamatan), ataupun gabungan dari ketiganya.
Artikel ini akan membahas pengumpulan data berdasarkan tekniknya.
1.Wawancara ( Interview)
Wawancara ini digunakan untuk mengumpulkan data yang ingin menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan bisa juga digunakan ketika peneliti ingin mengetahui hal-hal responden yang lebih mendalam dan jumlah respondennya sedikit/ kecil.
Wawamcara dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur, wawancara atau interview juga dapat dilakukan melalui tatap muka (face to face) maupun dengan menggunakan telepon.
Wawancara yang dilakukan dengan face to face maupun yang menggunakan handphone, peneliti perlu memahami situasi dan kondisi sehingga dapat memilih waktu yang tepat kapan dan dimana harus melakukan wawancara. Jangan lakukan pada saat responden sedang sibuk bekerja, sedang istirahat. Karena dapat menghasilkan data yang tidak valid dan akurat
2.Kuisioner ( Angket)
Kuisioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan memberikan beberapa pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden, dan responden harus menjawabnya. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu pasti variabel apa yang akan diukur dan tahu apa yang bisa diharapkan responden. Selain itu, kuesioner juga cocok digunakan bila jumlah responden cukup besar dan tersebar di wilayah yang luas.
Kita juga harus memperhatikan prinsip penulisan angket pertanyaan yang akan kita berikan kepada responden. Kita harus memperhatikan isi dan tujuan pernyataan tersebut apakah sudah termasuk bentuk pengukuran atau bukan. Kita harus membuat pertanyaan dengan teliti,setiap pernyataan yang diberikan harus memiliki skala pengukuran dan jumlah itemnya mencukupi untuk mengukur variabel yang diteliti.Bahasa yang digunakan juga perlu diperhatikan ketika membuat kuesioner. Dan juga pastikan pertanyaan yang ada di dalam angket jangan terlalu panjang agar tidak membuat responden jenuh dalam mengisi angket.
3.Observasi ( Pengamatan)
Observasi ataupun pengamatan ialah teknik pengumpulan data yang mempunyai ciri yang spesifik bila dibandingkan dengan teknik yang lain, yaitu wawancara dan kuesioner. Observasi tidak terbatas pada orang saja, tetapi juga obyek obyek alam yang lain.
Teknik pengumpulan ini digunakan bila penelitian digunakan berkenaan dengan perilaku manusia, gejala-gejala alan, dan responden yang diamati tidak terlalu besar. SMA


