Artikel ilmiah pastinya sudah tidak asing lagi di telinga mahasiswa, dosen, peneliti, dan civitas akademika. Dimana artikel ilmiah merupakan sebuah tulisan yang berisikan laporan yang disusun secara sistematis mengenai hasil dari kajian atau penelitian yang disajikan berdasarkan fakta disusun secara benar dan baik sesuai dengan metodologi penulisan yang tepat.
Artikel ilmiah sering dijadikan rujukan dalam melakukan sebuah penelitian, sesuai dengan fungsi artikel ilmiah yakni artikel ilmiah dapat dijadikan rujukan, selain itu dapat meningkatkan wawasan dari hasil penelitian yang dilakukan serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan yang tertera di dalam artikel tersebut.
Dalam menulis artikel ilmiah ada tahapan yang harus di pahami antara lain sebagai berikut :
Judul
Judul merupakan hal yang paling pertama sekali dicantumkan ketika menulis artikel ilmiah, judul ditulis menggunakan bahasa yang singkat, padat dan jelas. Biasanya dalam artikel ilmiah judul mewarkan jawaban atau solusi dari masalah yang diangkat dalam penelitian. Ada empat dasar yang harus diperhatikan dalam membuat judul yakni informative dan komprehensif, mencerminkan isi artikel, menarik perhatian dan memuat variable yang diteliti.
Nama Penulis
Sistematika kepenulisan artikel kedua yang harus diperhatikan adalah nama penulis yang ditulis tanpa pangkat dan gelar. Dan cantumkan informasi penulis seperti email atau lembaga yang menangungi penulis.
Abstrak
Abstrak merupakan ringkasan yang ditulis secara singkat, padat dan jelas. Dimana dalam menyusun abstrak hal yang harus dimuat adalah masalah penelitian, tujuan penelitian, metode penelitian, serta hasil penelitian. Abstrak ditulis singkat biasanya kurang lebih dari 100 kata.
Kata Kunci
Kata kunci memiliki perean sebagai terminology spesifik terhadap bidang ilmu tertentu atau terhadpa penelitian yang sedang diangkat dalam artikel ilmiah. Biasanya peletakan kata kunci terdiri dari 3 sampai 5 kata.
Pendahuluan
Hal yang harus dimuat dalam pendahuluan adalah permasalahan penelitian (latar belakang, pernyataan yang mengarah ke hipotesis ataupun tema penelitian). Pemecahan masalah dan pendekatan, Tujuan penelitian, Hasil yang diinginkan, Rangkuman kajian teoritik.
Metode
Metode penelitian pada umumnya lebih mengacu pada cara bagaimana sebuah permasalahan yang diangkat dapat diselesaikan dengan adanya penelitian. Hal yang harus diperhatikan dalam menentukan metode adalaha rancangan atau desain penelitian, sasaran penelitian, data yang dikumpulkan dan teknik analasis data.
Hasil
Dalam penulisan hasil biasanya penulis akan menyampaikan hasil penelitian berupa data yang disajikan dalam table, grafik, ataupun kajian teori.
Pembahasan
Dalam tahap ini berfungsi untuk mengulas secara gamblang tentang isi, yang memuat kajian teori atau permasalahn yang ditemukan selama melakukan penelitian di lapangan. Dan biasanya pembahasan juga memuat hasil analisa yang menghubungkan temuan penelitian dengan struktur pengetahuan.
Simpulan dan Saran
Yang berisikan kesimpulan dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, saran ditulis berdasarkan masukan dan saran terkait dengan penelitian yang dilakukan.
Daftar Pustaka
Merupakan sumber referensi yang digunakan dalam melakukan penelitian dari awal hingga akhir, penulisan daftar pustaka juga merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban peneliti terhadap sumber yang digunakan.
Selain tahapan dalam menyusun artikel ada beberapa teknik yang dapat digunakan dalam menyusun artikel ilmiah yakni sebagai berikut :
Sebelum menentukan judul penelitian, Tentukan rumusan masalah terlebih dahulu terhdap topic yang ingin dibahas. Hal tersebut bias di temukan dari buku referensi, berita, atau sumber informasi lainnya.
Jika sudah menemukan rumusan masalah yang akan diangkat, lakukan evaluasi. Apakah sumber datanya relevan atau tidak serta sumber referensi yang mendukung penelitian tersebut.
Setelah terkumpul data-data dan evaluasi cukup, langkah selanjutnya barulah menentukan ide serta memilih jenis artikel ilmiah yang akan ditulis.
Setelah menentukan jenis atikel ilmiah, tentukan kerangka penulisan agar tulisan didalam artikel terstruktur. Serta ikuti panduan kepenulisan artikel ilmiah yang telah ditentukan.


