Penjelasan Peer Review
Peer Review atau dalam bahasa Indonesia disebut juga penilaian sejawat adalah suatu proses pemeriksaan dan penelitian suatu karya atau ide pengarang ilmiah oleh pakar lain di bidang tersebut. Peer review ini merupakan proses peninjauan ulang sebuah karya ilmiah oleh beberapa pihak yang berwenang atau ilmuwan yang paham di bidang studi terkait jenis karya ilmiah tersebut sebelum benar-benar dipublikasikan.
Proses peninjauan ulang ini dilakukan oleh orang yang tidak terlibat langsung dalam proses pembuatan bahan yang dievaluasi. Orang yang melakukan peninjauan ini biasa disebut dengan penelaah sejawat atau mitra bestari (peer reviewer) atau wasit, sedangkan peneliti yang mengirim manuskrip disebut peer reviewee.
Peer Reviewer memiliki tujuan untuk membuat sebuah karya ilmiah memenuhi standar disiplin ilmiah dan standar keilmuan pada umumnya. Akademisi dan profesional pada bidangnya masing-masing akan mencurigai publikasi dan penghargaan yang tidak melalui proses peer review. Bahkan kesalahan, fraud (penipuan) dan berbagai jenis cacat lainnya kadang ditemukan pada jurnal ilmiah dan hal ini berdampak pada reputasi penerbit ilmiah.
Proses peer review diawali ketika seorang peneliti mengirim naskah manuskrip hasil penelitian ke penerbit jurnal ilmiah. Pihak penyunting atau editor jurnal kemudian melakukan proses penelaahan prinsip seperti kesesuaian dengan skup jurnal, standar redaksional dan implikasi dari hasil penelitian tersebut. Jika editor menyetujui maka langkah selanjutnya mengirim manuskrip ke mitra bestari untuk ditinjau lebih lanjut. Hal-hal yang dipertimbangkan dalam proses ini dapat meliputi keabsahan pendekatan, error, pentingnya dan originalitas karya, ketertarikan dan keterkinian terhadap masyarakat ilmiah, dan kejelasan penulisan.
Proses ini membutuhkan waktu dua sampai dengan empat minggu, kemudian mitra bestari akan memberikan hasilnya. Hasil peer review yang dirahasiakan oleh mitra bestari selama sebelum proses publikasi digunakan oleh pengirim manuskrip untuk memperbaiki isi tulisan karyanya, dan digunakan oleh editor jurnal untuk menuntun keputusan publikasinya.
Penjelasan Non-Peer Review
Non-peer review adalah artikel, makalah, atau karya lain yang tidak memerlukan tinjauan eksternal sebelum dipublikasikan.
Saat menerbitkan non-peer review, penulis dapat menulis, mengoreksi, dan menerbitkan artikel sendiri. Meskipun mereka tidak melakukan pembuktian atau mempublikasikan kontennya sendiri, konten tersebut akan tetap dianggap sebagai publikasi yang tidak ditinjau oleh mitra bestari karena tidak ada umpan balik dari peninjau eksternal sebelum dipublikasikan.
Sebenarnya non-peer review memiliki keunggulan karena setiap orang dapat menerbitkan artikel sesuai keinginan mereka tanpa ada tekanan dari pihak eksternal. Namun, artikel yang tidak ditinjau oleh mitra bestari memiliki permasalahan tersendiri yaitu adanya kemungkinan artikel yang diterbitkan memiliki kualitas yang kurang baik dan kurang bisa dipercaya untuk dijadikan sebagai sumber informasi.
Tabel perbedaan Peer Review dan Non-Peer Review
|
Non-Peer Review |
Peer Review |
| Tidak Telah melalui proses penilaian sejawat | Telah melalui proses penilaian sejawat |
| Hanya bagian pendahuluan yang dapat digunakan sebagai sumber data | Seluruh isinya dapat digunakan sebagai sumber data primer |
| Belum terbukti Kebenarannya | Telah terbukti kebenarannya |
| Tidak memenuhi standar disiplin ilmiah dan standar keilmuan | Telah memenuhi standar disiplin ilmiah dan standar keilmuan |


