Jurnal ilmiah memainkan peran penting sebagai sarana diseminasi ilmu pengetahuan. Hasil penelitian dapat didiskusikan dan dipublikasikan melalui jurnal. Jurnal multidisipliner muncul sebagai hasil dari perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin kompleks, yang memungkinkan berbagai bidang ilmu untuk berinteraksi satu sama lain. Fenomena ini menjadi peluang besar bagi peneliti, terutama di era digital, di mana kerja sama lintas disiplin diperlukan.
Apa Itu Jurnal Multidisipliner?
Jurnal multidisipliner adalah jurnal ilmiah yang tidak terbatas pada satu bidang studi tertentu, tetapi menerima dan menerbitkan artikel dari berbagai disiplin ilmu, seperti teknologi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan, misalnya. Jurnal multidisipliner membedakan diri mereka dari jurnal monodisipliner yang hanya membahas satu bidang studi.
Jurnal multidisipliner menjadi platform ideal untuk membahas fenomena yang membutuhkan pendekatan holistik karena banyak masalah global saat ini sangat kompleks dan tidak dapat dijelaskan dari satu sudut pandang saja. Misalnya, perubahan iklim bukan hanya masalah lingkungan; itu juga terkait dengan hal-hal seperti ekonomi, kebijakan, teknologi, dan pendidikan.
Keunggulan Jurnal Multidisipliner
Publikasi di jurnal multidisipliner memiliki banyak keuntungan bagi peneliti:
- Jangkauan yang Lebih Besar Artikel yang diterbitkan tersedia untuk pembaca dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan kemungkinan mendapat perhatian dan sitasi.
- Jurnal ini sering menjadi tempat diskusi antara ilmuwan dari latar belakang berbeda, sehingga peneliti dapat bekerja sama dalam proyek lintas bidang melalui kolaborasi ilmiah.
- Relevansi dengan masalah kontemporer: Banyak jurnal multidisipliner berkonsentrasi pada masalah global seperti keberlanjutan, kesehatan masyarakat, atau teknologi digital, yang membutuhkan kerja sama antardisipliner.
- Peneliti tidak perlu menyesuaikan topiknya secara ketat dengan topic jurnal tertentu. Artikel dapat dipublikasikan selama penelitian relevan dengan tema luas jurnal.
Tantangan dalam Publikasi Jurnal Multidisipliner
Publikasi di jurnal multidisipliner memiliki banyak keuntungan, tetapi juga beberapa masalah. Pertama, karena jurnal ini menerima banyak naskah dari berbagai disiplin ilmu, proses seleksi artikel mungkin lebih ketat. Kedua, reviewer dari berbagai latar belakang dapat memberikan masukan yang lebih beragam, bahkan kadang-kadang bertentangan, sehingga penulis harus mengantisipasi revisi yang kompleks.
Selain itu, tidak semua jurnal multidisipliner memiliki reputasi yang sama. Ada jurnal yang sangat dihormati dan terindeks internasional, seperti Nature atau PLOS ONE, tetapi ada juga jurnal baru yang masih sulit diakui. Oleh karena itu, peneliti harus hati-hati saat memilih jurnal target.
Peluang Publikasi di Era Digital
Peluang besar untuk pengembangan jurnal multidisipliner muncul di era digital. Banyak platform digital, termasuk Directory of Open Access Journals (DOAJ), menyediakan daftar jurnal multidisipliner yang dapat dipercaya yang memungkinkan artikel diakses oleh lebih banyak orang tanpa harus membayar langganan.
Selain itu, melalui sistem indeksasi nasional seperti SINTA, pemerintah Indonesia juga mendukung pengembangan jurnal ilmiah. Beberapa jurnal multidisipliner di Indonesia mulai mendapatkan pengakuan internasional, memberikan peluang lebih besar bagi peneliti lokal untuk mempublikasikan hasil penelitian mereka.
Strategi Agar Lolos Publikasi
Untuk dapat diterima di jurnal multidisipliner, penulis perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
- Pastikan kebaruan penelitian dengan menyoroti aspek yang relevan lintas disiplin.
- Gunakan bahasa akademik yang universal sehingga dapat dipahami oleh pembaca dari berbagai bidang.
- Perkuat kajian literatur dengan merujuk penelitian dari disiplin berbeda.
- Pilih jurnal yang sesuai dengan scope dan reputasi yang diinginkan. WH.


