Istilah jurnal tentu tidak asing lagi di telinga para praktisi pendidikan. Dimulai dari mahasiswa hingga tenaga pendidik tentu akrab dengan jurnal. Jurnal menyediakan berbagai macam jenis penelitian yang dapat dijadikan referensi ilmu hingga rujukan untuk melakukan penelitian. Dahulu, sebelum internet berkembang pesat seperti sekarang, jurnal-jurnal yang ada tersedia dalam bentuk cetak. Namun, sejak 2001, perusahaan pengembang berbasis non-profit research bernama PKP (Public Knowledge Project) mengembangkan sebuah aplikasi yang menampung seluruh penelitian agar dapat diakses publik secara gratis yang dikenal dengan Open Journal System (OJS).
Bagi kebanyakan orang, aplikasi ini masih terbilang awam sebab hanya sedikit yang memahami apa sebenarnya OJS itu dan bagaimana fungsinya. Aplikasi ini sudah tidak asing di telinga para pengelola jurnal dan orang-orang yang sudah lama bergelut di bidang publikasi ilmiah.
Namun, tak ada salahnya juga untuk para pembaca dan penikmat hasil penelitian untuk mengenal sedikit mengenai software yang satu ini.
OJS dirilis pertama kali pada tahun 2001 yang dibuat sebagai wadah untuk menerbitkan jurnal ilmiah dengan akses terbuka bagi siapapun sekaligus mewadahi seluruh proses manajemen editorial seperti pengiriman artikel, proses review, penyuntingan, pengindeksan serta mengakomodasi peran dan hak ases dalam penerbitan jurnal seperti manajer jurnal, editor, reviewer, penyunting, penulis dan pembaca.
Di Indonesia, OJS dimanfaatkan untuk memfasilitasi perpindahan sistem pengelolaan jurnal dari luring menjadi daring. Hal ini dimaksudkan untuk menghemat biaya sekaligus mampu menjangkau seluruh wilayah geografis Indonesia sebab tersedia secara online. Kemenristek/BRIN bahkan mengatur panduan terkait instalasi dan penggunaan OJS dalam Pedoman Akreditasi Jurnal Ilmiah untuk memudahkan pengelola dalam menggunakan aplikasi tersebut.
Versi OJS yang banyak digunakan saat ini adalah versi OJS 2 yang dirilis pada tahun 2005 dan yang versi terbaru yang dirilis tahun 2016 yaitu OJS 3.

Tampilan dan Fitur OJS 2.
Open Journal System Versi 2
Dalam OJS 2 ini, fitur yang terdapat di dalamnya adalah Home (berisi deskripsi terkait informasi jurnal), About (terbagi menjadi 3, yaitu People: Terdiri atas Kontak, Tim Editorial dan Reviewer, Policies: berisi focus and scope, bagian kebijakan jurnal, proses peer review, dan kebijakan Open Access, Submissions: terdiri dari Online Submissions, pedoman untuk penulis, pemberitahuan hak cipta, dan kebijakan privasi, serta fitur terakhir yaitu Other yang terdiri atas Journal Sponsorship, Site Map, dan About this Publishing System. Fitur lainnya terdiri atas Login, Register, Categories, Search, Current, Archives, dan Announcements.

Tampilan dan Fitur OJS 3.
Open Journal System Versi 3
OJS 3 merupakan versi upgrade dari OJS sebelumnya. Dibandingkan dengan versi sebelumnya, versi OJS 3 mendapat perubahan tata letak pada menu-menu yang ada—tidak meniadakan menu yang sudah ada sebelumnya serta perubahan tampilan dalam proses manajemen editorial artikelnya.
Saat ini, para pengelola jurnal berusaha untuk menggunakan OJS 3 karena dikabarkan bahwa OJS 2 tidak lagi menerima peng-upgrade-an baik dari segi perbaikan bug oleh pihak PKP. Namun, versi OJS 2 masih tersedia di website resmi.


