Buat teman-teman yang sedang melakukan penelitian, namun masih bingung aplikasi apa yang harus kamu gunakan dalam penelitian ? kamu tepat sekali membuka artikel ini. Kali ini akan membahas program statistic yang sangat terkenal di dunia penelitian, yaitu SPSS dan SMART PLS.
- SPSS ( Statistical Product and Service Solutions)
SPSS adalah program aplikasi yang digunakan untuk menganalis statistic.SPSS memiliki beberapa keunggulan memberikan tampilan data yang lebih informative,informasi lebih akurat dengan memberikan kode alasan. Dalam SPSS kita dapat melihat dari uji validitas, reliabilitas, statistic deskriptif, distribusi frekuensi, nilai rata-rata, koefisien determinasi, regresi linear, dan hipotesis.
SPSS ini juga disebut sebagai PASW ( Predictive Analytics Software), karena perusahaan IBM sudah membeli SPSS. Sedangkan Smart PLS adalah sebuah aplikasi perangkat lunak untuk grafis permodelan jalur dengan variable laten atau (LVP).
Adapun kelebihan SPSS ialah dia mampu mengakses data penelitian dari berbagai jenis format yang ada, sehingga data yang sudah tersedia dapat digunakan langsung untuk melakukan analisis data.
SPSS bersifat software komersial untuk lisensi berbayar. Aplikasi SPSS dapat dijalankan di Sistem windows 7,MacOs dan Linux
- SMART PLS (Partial Least Square)
PLS adalah sebuah teknik yang dipakai untuk memprediksi model dengan banyak factor.Tujuan menggunakan SMART PLS adalah untuk memprediksi hubungan antar konstruk,mengkonfirmasi teori, dan hubungan antara variable laten.
SMART PLS dibagi menjadi 2 model yaitu, Outer Model dan Inner model. Outer Model terdiri dari uji reliabilitas dan uji validitas, sedangkan inner model terdiri dari koefisien determinasi dan uji hipotesis.
Adapun keunggulan SMART PLS adalah tidak perlu membutuhkan data penelitian yang terdistrubusi secara normal. Dan kelebihan lainnya dapat digunakan dalam jumlah sampel yang sedikit. Namun walaupun ada kelebihan tentunya SMART PLS memiliki kekurangan yaitu, distrbusi data tidak dapat diketahui secara pasti dan menyebabkan tidak dapat menilai signifikansi statistic, namun kelemahan ini dapat diatasi dengan metode Bootstrapping.
Perbedaan fungsi masing-masing program yang sebenarnya sama sama dapat digunakan untuk menganalisa penelitian model diagram jalur.Dalam Program SPSS,analisis jalur bisa dianalisis secara bertahap dengan melakukan regresi linear.Sedangkan pada SMART PLS,analisis jalur dapat langsung dilakukan dalam sekali uji saja,dan juga menggunakan SMART PLS bisa menganalisa grafik path sekaligus.
Penggunaan Smart PLS sangat dianjurkan ketika kita memiliki keterbatasan jumlah sampel,padahal model yang dibangun adalah kompleks. Tujuan menggunakan SMART PLS untuk mempridiksi hubungan antar konstruk,mengkonfirmasi teori dan dapat juga digunakan untuk menjelaskan ada hubungan atau tidaknya antara variable laten.
Nah mungkin itu pembahasan mendasar terkait perbedaan SMART PLS dan SPSS.Semoga dengan adanya artikel ini kamu ga bakal bingung lagi aplikasi apa yang kamu akan gunakan untuk mengolah data penelitian


