Apakah kamu pernah melihat beberapa perbedaan penulisan dalam jurnal ilmiah? Kalau diperhatikan, kadang ada perbedaan penulisan atau kata yang sama, loh. Misalnya penulisan kata praktik, penerbit A menulis “Praktik”, dan penerbit B menulis “Praktek”. Di dalam KBBI penulisan yang benar adalah “Praktik”.
Jadi, kalau seperti ini, apakah berarti media A benar dan media B salah? Atau berarti media A nggak taat KBBI? jawabannya belum tentu seperti itu karena, dalam dunia penulisan, ada istilah gaya selingkung.
Apa itu Gaya Selingkung?
Gaya selingkung jurnal ilmiah adalah suatu format penulisan yang digunakan dalam jurnal ilmiah untuk menyusun dan mengkomunikasikan penelitian kepada para pembaca. Gaya selingkung mengacu pada aturan dan pedoman tertentu yang mengatur struktur, gaya bahasa, kutipan, dan referensi yang digunakan dalam penulisan jurnal ilmiah. Setiap jurnal ilmiah atau lembaga penelitian biasanya memiliki gaya selingkung yang spesifik yang harus diikuti oleh penulis.
Fungsi Gaya Selingkung
Fungsi gaya selingkung untuk memastikan konsistensi, kejelasan, dan keseragaman format penulisan, sehingga memudahkan proses review, meningkatkan kredibilitas ilmiah, serta mempermudah pembaca memahami isi artikel.
Contoh Gaya Selingkung Jurnal Ilmiah
- Gaya Selingkung APA (American Psychological Association), digunakan terutama dalam jurnal di bidang ilmu sosial dan ilmu perilaku. Gaya ini memiliki aturan yang khusus untuk penulisan kutipan, referensi, abstrak, dan struktur artikel.
- Gaya Selingkung MLA (Modern Language Association), digunakan terutama dalam jurnal di bidang sastra, bahasa, dan humaniora. Gaya ini memiliki aturan yang khusus untuk penulisan kutipan, referensi, daftar pustaka, dan struktur artikel.
- Gaya Selingkung Chicago, digunakan terutama dalam jurnal di bidang sejarah, seni, dan humaniora. Gaya ini memiliki aturan yang khusus untuk penulisan kutipan, referensi, daftar pustaka, dan struktur artikel.
- Gaya Selingkung IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers), digunakan terutama dalam jurnal di bidang teknik, komputer, dan ilmu pengetahuan terapan. Gaya ini memiliki aturan yang khusus untuk penulisan kutipan, referensi, dan struktur artikel.
- Gaya Selingkung Harvard, digunakan terutama dalam jurnal di bidang ilmu sosial dan ilmu alam. Gaya ini memiliki aturan yang khusus untuk penulisan kutipan, referensi, daftar pustaka, dan struktur artikel.
Setiap jurnal dan lembaga penelitian dapat memiliki gaya selingkung yang berbeda-beda, tergantung pada disiplin ilmu dan preferensi editorial. Oleh karena itu, penting untuk mengacu pada pedoman penulisan resmi yang diterbitkan oleh jurnal atau lembaga penelitian terkait ketika menulis artikel ilmiah. WH.


