Senin, Mei 18, 2026
UPT Jurnal
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Pengelola
  • Blog
  • Kontak
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Pengelola
  • Blog
  • Kontak
No Result
View All Result
UPT Jurnal
No Result
View All Result

Jurnalmu Mau Terakreditasi SINTA? Ini Strategi Pentingnya!

Balqish Az-Zahra S by Balqish Az-Zahra S
14 Mei 2025
in Artikel
0
Jurnalmu Mau Terakreditasi SINTA? Ini Strategi Pentingnya!
0
SHARES
190
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Akreditasi jurnal ilmiah melalui SINTA (Science and Technology Index) merupakan tolok ukur penting untuk menilai mutu dan integritas suatu jurnal. Jurnal yang terakreditasi tidak hanya memperoleh pengakuan dari pemerintah, tetapi juga berpeluang lebih besar untuk dijadikan referensi, disitasi, dan diakses secara luas oleh komunitas akademik nasional dan internasional.

Bagi pengelola jurnal, proses menuju akreditasi SINTA seringkali dianggap rumit. Namun dengan strategi yang tepat dan kerja sama tim yang solid, jurnal dapat mencapai akreditasi yang diinginkan, bahkan hingga SINTA 1.

Berikut adalah strategi penting dan detail untuk mempersiapkan jurnal agar lolos akreditasi SINTA:

1. Menggunakan OJS Versi Terbaru (OJS 3.x)

Open Journal Systems (OJS) adalah platform manajemen jurnal yang wajib dikuasai oleh pengelola jurnal ilmiah. Versi terbaru dari OJS (versi 3.3 ke atas) menawarkan berbagai fitur unggulan yang mendukung profesionalisme pengelolaan jurnal.

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Gunakan domain jurnal yang stabil dan profesional, misalnya: https://jurnal.fakultas-univ.ac.id

  • Pastikan navigasi situs jurnal jelas dan terstruktur, seperti menu untuk artikel, pedoman penulis, dewan redaksi, dan arsip terbitan.

  • Perhatikan pengaturan plugin, terutama plugin Crossref untuk DOI, plugin statistik, dan plugin indexing.

Tips: Pastikan jurnalmu tidak lagi menggunakan OJS versi 2 karena sudah dianggap usang dan kurang aman.

2. Konsistensi Terbitan dan Jadwal Publikasi

Salah satu kriteria utama dalam penilaian akreditasi adalah konsistensi dalam terbitan jurnal. Keterlambatan atau kekacauan dalam jadwal terbit akan mengurangi nilai akreditasi.

Kriteria minimal:

  • Telah menerbitkan minimal 2 volume atau 4 edisi berturut-turut secara konsisten.

  • Setiap edisi terbitan harus berisi minimal 5 artikel ilmiah.

  • Jadwal terbit harus tepat waktu, misalnya: Januari-Juni (Volume 1, No. 1) dan Juli-Desember (Volume 1, No. 2).

Rekomendasi: Gunakan template artikel yang konsisten dan profesional agar tampilan jurnal lebih meyakinkan.

3. Metadata Artikel yang Lengkap dan Standar

Metadata adalah informasi penting yang memudahkan artikel untuk diindeks dan ditemukan oleh mesin pencari akademik.

Metadata yang wajib disediakan:

  • Judul artikel (dalam Bahasa Indonesia dan Inggris)

  • Abstrak dan kata kunci (Bahasa Indonesia dan Inggris)

  • Nama penulis dan afiliasi institusi

  • Referensi atau daftar pustaka dengan standar kutipan (APA, IEEE, Vancouver, dll.)

  • Nomor DOI aktif untuk setiap artikel

Gunakan plugin Crossref XML Export dan auto DOI untuk mempermudah pengurusan metadata.

4. Penguatan Etika Publikasi

Aspek etika publikasi menjadi perhatian penting dalam proses akreditasi. Pengelola jurnal harus menjunjung tinggi integritas akademik.

Langkah yang perlu dilakukan:

  • Menyediakan halaman “Publication Ethics” yang menjelaskan:

    • Tanggung jawab editor, reviewer, dan penulis

    • Kebijakan plagiarisme

    • Kebijakan penarikan (retraction) artikel

  • Gunakan perangkat deteksi plagiarisme seperti Turnitin, iThenticate, atau Plagiarism Checker X

  • Wajibkan pernyataan kontribusi penulis (author contribution) dan conflict of interest

5. Meningkatkan Kualitas Reviewer dan Editorial Board

Tim redaksi yang kredibel dan aktif sangat berpengaruh terhadap penilaian akreditasi.

Saran peningkatan:

  • Libatkan editor dan reviewer dari institusi yang berbeda (tidak hanya dari institusi penerbit)

  • Cantumkan afiliasi lengkap, gelar akademik, dan ID ORCID editor/reviewer di laman jurnal

  • Terapkan sistem double-blind review untuk meningkatkan objektivitas dan integritas ilmiah

Catatan: Hindari editorial board yang hanya formalitas tanpa kontribusi nyata.

6. Standar Pengelolaan dan Struktur Website

Struktur dan konten situs jurnal menjadi wajah utama dari profesionalisme jurnal itu sendiri.

Harus tersedia di situs jurnal:

  • Halaman Focus and Scope yang jelas

  • Author Guidelines yang terstruktur rapi

  • Penjelasan rinci tentang proses peer-review

  • Tautan ke indeksasi dan DOI artikel

  • Arsip lengkap edisi sebelumnya

7. Indeksasi Nasional dan Internasional

Sebelum mengajukan akreditasi, pastikan jurnal sudah masuk ke beberapa pengindeks atau database berikut:

  • Garuda (garuda.kemdikbud.go.id) – indeks nasional wajib

  • Google Scholar – mudah diakses dan membantu visibilitas

  • DOAJ (Directory of Open Access Journals) – menambah reputasi

  • Dimensions, ROAD, Crossref – mendukung aspek metadata dan visibilitas global

Gunakan tools seperti Google Search Console agar artikel jurnal mudah diindeks mesin pencari.

8. Pengajuan Akreditasi melalui ARJUNA

Setelah seluruh aspek teknis dan substansi jurnal siap, langkah terakhir adalah mendaftar ke ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional).

Prosedur pengajuan:

  1. Akses situs resmi ARJUNA: https://arjuna.kemdikbud.go.id

  2. Daftar sebagai pengelola jurnal dan isi formulir akreditasi

  3. Unggah dokumen yang diperlukan seperti:

    • Bukti terbitan

    • Laporan hasil peer review

    • Bukti DOI dan metadata

    • Daftar editorial dan reviewer

  4. Tunggu proses asesmen dan hasil penilaian yang biasanya memakan waktu beberapa bulan

Penutup: Strategi Berkelanjutan

Akreditasi bukan akhir dari segalanya, tapi awal dari komitmen untuk terus menjaga kualitas dan konsistensi jurnal. Pengelola jurnal harus terus:

  • Memperbarui tampilan dan fitur situs

  • Menjaring penulis dan reviewer berkualitas

  • Meningkatkan kuantitas sitasi dan kolaborasi

Dengan menjalankan strategi ini secara disiplin, jurnal ilmiah Anda bukan hanya sekadar lolos SINTA, tapi juga berpotensi menjadi jurnal nasional bereputasi dan bahkan menembus Scopus atau Web of Science.

BAS

Tags: Akreditasi Jurnal SINTAARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional)Digital Object Identifier (DOI)Etika Publikasi IlmiahIndeksasi Jurnal IlmiahKonsistensi Terbitan JurnalManajemen Jurnal IlmiahMetadata Artikel IlmiahOpen Journal Systems (OJS)Peer Review JurnalPeningkatan Kualitas JurnalSINTA KemendikbudristekStrategi Akreditasi Jurnal
Previous Post

7 Tren Metode Penelitian yang Lagi Naik Daun di Tahun Ini!

Next Post

Optimalisasi Peran Repositori Institusi dalam Diseminasi Publikasi Ilmiah

Next Post
Optimalisasi Peran Repositori Institusi dalam Diseminasi Publikasi Ilmiah

Optimalisasi Peran Repositori Institusi dalam Diseminasi Publikasi Ilmiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Silent Rejection dan Silent Acceptance: Fenomena Etis dalam Sistem OJS
  • Pengaruh Penggunaan Domain Akademik (.ac.id, .edu) terhadap Kepercayaan Penulis
  • Kesalahan Penamaan File dan Dampaknya terhadap Keputusan Awal Editor
  • Panduan Mendapatkan Referensi Jurnal Ilmiah Gratis dan Legal
  • Perbedaan Fungsi dan Peran e-ISSN dan p-ISSN dalam Identitas Jurnal Ilmiah

Komentar Terbaru

    LOGO-UMSU-2020 (2) Rev

    Kampus Utama

    Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238
    Sumatera Utara, Indonesia
    Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
    Fax : 061- 6625474

    Kampus Kedokteran

    Jl. Gedung Arca No. 53 Medan 20217
    Sumatera Utara, Indonesia
    Telp. 061-7350163, 7333162
    Fax.061-7363488

    Kampus Pascasarjana

    Jl. Denai No. 217, Medan, Sumatera Utara
    Telp : 061-88811104

    © 2020 UMSU - Unggul Cerdas Terpercaya

    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Blog
    • Contact
    • Profil
    • Struktur Pengelola
    • Visi dan Misi

    © 2024 UPT Jurnal - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara UMSU.