Selasa, Mei 26, 2026
UPT Jurnal
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Pengelola
  • Blog
  • Kontak
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Visi dan Misi
    • Struktur Pengelola
  • Blog
  • Kontak
No Result
View All Result
UPT Jurnal
No Result
View All Result

Jurnal dengan DOI Ganda: Dampaknya terhadap Sitasi, Indexing, dan Jejak Akademik

Wirda Hayani by Wirda Hayani
25 November 2025
in Artikel, Opini
0
Jurnal dengan DOI Ganda: Dampaknya terhadap Sitasi, Indexing, dan Jejak Akademik
0
SHARES
108
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Digital Object Identifier (DOI) adalah identitas permanen yang diberikan pada artikel ilmiah untuk memastikan karya tersebut dapat ditemukan, dilacak, dan disitasi dengan akurat. Namun, dalam praktiknya, beberapa jurnal mengalami masalah serius berupa DOI ganda satu artikel memiliki dua DOI berbeda, atau dua artikel menerima DOI yang sama. Meski terlihat seperti kesalahan teknis biasa, faktanya DOI ganda membawa dampak signifikan pada kualitas akademik, sistem pengindeksan, hingga reputasi penulis dan jurnal.

Mengacaukan Sistem Sitasi

DOI menjadi rujukan utama dalam pelacakan sitasi. Ketika satu artikel memiliki dua DOI:

  • Sitasi pembaca dapat terpecah ke dua identitas berbeda,
  • Perhitungan citation count menjadi tidak akurat,
  • Artikel terkesan kurang kredibel karena data sitasinya tidak stabil.

Akibatnya, penulis bisa kehilangan potensi sitasi yang seharusnya diterima. Pada level jurnal, hal ini mengurangi akumulasi sitasi yang berpengaruh pada kualitas dan kepercayaan pembaca.

Masalah dalam Indexing Database

Platform pengindeks seperti Google Scholar, Crossref, DOAJ, Scopus, dan lainnya sangat bergantung pada DOI untuk mengidentifikasi artikel unik. DOI ganda dapat menyebabkan:

  • Artikel dianggap duplikasi dan hanya salah satu yang terindeks,
  • Atau justru kedua DOI terindeks sebagai artikel berbeda,
  • Metadata jurnal menjadi tidak sinkron dan sulit diperbaiki.

Ketidakteraturan data ini bisa menghambat proses evaluasi, menyebabkan jurnal ditandai sebagai tidak konsisten, bahkan berisiko delisting dari beberapa pengindeks bila tidak segera diperbaiki.

Kerusakan Jejak Akademik (Academic Trace)

Jejak akademik bukan hanya soal sitasi, tetapi juga konsistensi identitas artikel. DOI ganda membuat rekam jejak menjadi kacau:

  • Profil publikasi penulis terlihat tidak rapi,
  • Riwayat karya ilmiah di database besar menjadi bias,
  • Pembaca kesulitan memastikan versi mana yang benar.

Bagi penulis yang sedang membangun reputasi akademik, ketidakpastian ini dapat menurunkan kepercayaan kolega, reviewer, dan lembaga pembiayaan.

Kredibilitas Jurnal Dipertanyakan

Ketika jurnal tidak mampu mengelola DOI dengan benar, pembaca dan institusi mulai mempertanyakan:

  • Profesionalitas pengelola jurnal,
  • Sistem editorial dan administrasi,
  • Kepatuhan jurnal terhadap standar internasional.

Dalam beberapa kasus, penerbit dapat diminta untuk melakukan correction notice atau retraction, yang pada akhirnya merusak reputasi jurnal dan penerbit.

Terhambatnya Integrasi Teknologi Akademik

Banyak sistem modern, seperti reference manager, ORCID, Crossref Event Data, dan automated citation systems, menggunakan DOI sebagai penggerak utama. Jika DOI ganda muncul, proses otomatisasi terganggu:

  • Software tidak membaca artikel secara konsisten,
  • Kesalahan input referensi meningkat,
  • Sinkronisasi ke profil penulis gagal. WH.
Tags: #DOI#SitasiakademikDigital Object Identifier (DOI)Indeksasi Jurnal Ilmiah
Previous Post

Perbedaan Makna yang Timbul dari Kesalahan Punctuation di Jurnal Ilmiah

Next Post

Mixed Methods: Menggabungkan Kualitatif dan Kuantitatif untuk Analisis Lengkap

Next Post
Mixed Methods: Menggabungkan Kualitatif dan Kuantitatif untuk Analisis Lengkap

Mixed Methods: Menggabungkan Kualitatif dan Kuantitatif untuk Analisis Lengkap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Silent Rejection dan Silent Acceptance: Fenomena Etis dalam Sistem OJS
  • Pengaruh Penggunaan Domain Akademik (.ac.id, .edu) terhadap Kepercayaan Penulis
  • Kesalahan Penamaan File dan Dampaknya terhadap Keputusan Awal Editor
  • Panduan Mendapatkan Referensi Jurnal Ilmiah Gratis dan Legal
  • Perbedaan Fungsi dan Peran e-ISSN dan p-ISSN dalam Identitas Jurnal Ilmiah

Komentar Terbaru

    LOGO-UMSU-2020 (2) Rev

    Kampus Utama

    Jl. Kapt. Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238
    Sumatera Utara, Indonesia
    Telepon: 061-6619056, 061-6622400 Ext. 106 & 108
    Fax : 061- 6625474

    Kampus Kedokteran

    Jl. Gedung Arca No. 53 Medan 20217
    Sumatera Utara, Indonesia
    Telp. 061-7350163, 7333162
    Fax.061-7363488

    Kampus Pascasarjana

    Jl. Denai No. 217, Medan, Sumatera Utara
    Telp : 061-88811104

    © 2020 UMSU - Unggul Cerdas Terpercaya

    No Result
    View All Result
    • Beranda
    • Blog
    • Contact
    • Profil
    • Struktur Pengelola
    • Visi dan Misi

    © 2024 UPT Jurnal - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara UMSU.